Tampilkan postingan dengan label Fisik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fisik. Tampilkan semua postingan

Minggu, Mei 24, 2009

Artikel Kesehatan : Fakta Terbaru KECANTIKAN


PENAMPILAN memang patut dapat perhatian lebih. Terutama bila pekerjaan menuntut untuk tampil maksimal di segala suasana.

Penampilan yang berantakan tentu akan merusak citra profesional yang hendak dihadirkan. Namun hal tersebut, bukan berarti harus ’ngoyo’ untuk cantik. Terlalu memaksakan diri malah akan membuat diri terlihat tidak alami. Tentunya, orang lain pun akan memandang aneh. Bagaimanapun juga, kecantikan terbaik datang dari dalam hati, sedangkan untuk penampilan luar, polesan yang tepat akan semakin mendongkrak penampilan.

Tidak percaya, simak saja beberapa fakta kecantikan di bawah ini. Percaya deh, sesuatu yang alami dan datang dari dalam hati akan jauh terlihat lebih cantik dari pada yang ditampilkan secara artifisial. Lebih dari separuh wanita di dunia merasa tertekan dengan tuntutan untuk tampil lebih muda.

Terutama bagi mereka yang berada di kisaran usia 25-44 tahun. Bagi mereka, tampak lebih muda sangat penting, hal tersebut membuat mereka mengandalkan segala cara dan mencoba beragam kosmetik. Hasilnya, tak sedikit yang terkena depresi.

Wanita di usia 34-45 tahun merasa kurang bahagia dengan penampilan, jenis kulit dan bentuk tubuh mereka. Dan banyak dari mereka yang mengkonsultas ikan hal tersebut dengan ahli kejiwaan.

Minyak Zaitun Untuk Kecantikan

BANYAKyang tidak menyadari kegunaan minyak zaitun bagi kesehatan dan kecantikan. Padahal jika ditelusuri satu persatu, bisa jadi kita terkejut akan kegunaan minyak nabati ini.

Seperti dilansir Reuters, disebutkan orang yang mengonsumsi minyak zaitun secara teratur dapat terhindar dari bahaya kanker. Hal tersebut dibuktikan melalui penelitian yang dilakukan pada 182 orang. Hasil penelitian menyebutkan, minyak zaitun terbukti mengurangi kadar hasil metabolik sekunder yang dapat menjadi salah satu faktor pemicu sel kanker.

Karena itu, para peneliti menganjurkan masyarakat Eropa untuk memasukkan minyak zaitun sebagai bagian dari diet mereka. Dr. Henrik E.Poulsen dari Rumah Sakit Universitas Copenhagen, Denmark mengatakan, ”Kami sangat menganjurkan untuk mengganti lemak hewani yang terkandung dalam mentega dan daging dengan lemak nabati, khususnya minyak zaitun,”.

Lebih jauh dia menjelaskan minyak zaitun mengandung phenol yang dipercaya sebagai antioksidan pencegah kanker. Selain sebagai antikanker, minyak zaitun juga mengandung banyak vitamin E yang sangat berguna untuk menjaga elastisitas kulit. Dengan mengonsumsi minyak zaitun, secara tidak langsung kulit akan terasa lebih kencang, halus dan sehat.

Tentu bila dibarengi dengan perawatan yang maksimal. Disamping itu, minyak zaitun juga berguna untuk melembabkan kulit kering saat digunakan sebagai masker. Manfaat lain yaitu dapat melindungi kulit dari pengaruh buruk sinar matahari jika dioleskan.

Referensi : SINDO, Saturday, 23 May 2009

Kamis, Mei 21, 2009

Artikel Kesehatan : Bugar Jalani Aktivitas Harian

MENGGENDONGanak,naik tangga sambil menenteng belanjaan,atau menaruh tas di atas lemari sering dianggap aktivitas biasa.Padahal,semua itu melibatkan beban dan kekuatan otot,sehingga perlu dilatih.

Bagi mereka yang telah berkeluarga, pelepas kepenatan setelah seharian bekerja adalah bertemu anak. Seperti pengakuan Herman, 30. Berprofesi sebagai sales marketing produk asuransi,pria asal Depok ini memiliki mobilitas tinggi dan jam kerja yang cukup melelahkan. ”Tapi kalau sudah sampai di rumah dan ketemu anak, rasanya semua capek hilang!” ungkap ayah Nayaka, 3, ini. Sepulang kerja, si mungil Nayaka selalu berlari ke pelukan ayahnya.

Herman pun membalasnya dengan mengangkat jagoan ciliknya itu tinggi-tinggi. Hal lain yang menjadi aktivitas rutin adalah berbelanja.Pergi berbelanja ke supermarket, lalu pulang membawa berkantong-kantong belanjaan adalah hal biasa dilakukan para ibu.Namun,manakala harus menaiki tangga sambil menenteng bawaan cukup berat, tanpa sadar mereka telah melakukan latihan beban.Begitu pun saat menaruh tas besar di atas lemari tinggi,otot lengan bekerja lebih dominan.

Contoh lain adalah saat menggendong anak kecil atau mengangkatnya dari lantai ke kursi tinggi. Kesemuanya itu merupakan aktivitas harian sederhana yang sejatinya dapat dilatih supaya lebih kuat. Karena itulah, pusat-pusat kebugaran saat ini tak lagi berfokus pada program pembentukan ataupun pelangsingan badan semata. Tak lagi soal latihan rumit seperti dancedan hip hop,tapi juga latihan sederhana dan fungsional untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Menurut instruktur sekaligus personal trainer Fitness First Senayan City Jakarta,Miko Munir,latihan fungsional dengan menggunakan beban tersebut tak hanya menambah kekuatan otot, juga mencegah cedera. ”Acapkali ditemui seorang ibu yang sepulang kerja menggendong anaknya,tapi malah jadi sakit pinggang. Hal itu karena ototnya lemah,” ungkap pria yang akrab disapa Miko ini. Aktivitas seperti jalan-jalan di mal, menggendong anak, menaiki tangga sambil membawa belanjaan, lanjut Miko,mungkin terkesan mudah dan dapat dilakukan siapapun.

”Tapi latihan ini tetap perlu, karena jika tidak dilatih sampai di mana kekuatan kita? Dengan berlatih, massa otot akan makin banyak,” tandasnya. Miko memberi contoh, banyak yang merasa kuat jalan-jalan di mal selama dua jam nonstop.”Nah,jika ditambah dengan latihan kardiovaskuler rutin, maka Anda bisa kuat jalan-jalan sampai empat jam. Buktikan saja!”serunya. Jenis latihan fungsional yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari tidaklah rumit. Justru sangat mudah dipraktikkan di rumah.

Gerakannya ada yang seperti memotong kayu, memegang tongkat beban,hingga naik tangga biasa.Beban yang dipakai pun bisa didapat di rumah. Misalkan, medicine balldiganti botol air mineral, atau handuk panjang untuk menggantikan tongkat besi. ”Jadi, tidak ada alasan bahwa untuk mencegah cedera harus latihan di gym,” ujar Miko seraya menyebutkan sasaran utama latih- an beban fungsional ini adalah otot kaki, perut, punggung, bahu, lengan depan atau bisep,serta punggung bagian bawah.

”Latihan dan beban ini sifatnya progresif,artinya harus ada peningkatan secara bertahap,”imbuhnya. Untuk satu sesi, latihan dilakukan 10-20 hitungan dan diulang tiga kali. Durasi latihan maksimal 45 menit, termasuk 15 menit aerobik dan latihan kardiovaskuler. Dalam keseharian,bisa juga diawali pemanasan jalan kaki keliling komplek rumah. Saat melihat ada tangga di taman, lakukan gerakan step up (melangkah maju), atau cari trotoar.

Variasikan dengan gerakan step back (mundur sambil menurunkan satu kaki). Perlu diingat,sebelum memulai latihan, jika memiliki cedera tertentu hendaknya berkonsultasi dulu ke dokter atau personal trainer. (inda susanti)

Referensi : Media Seputar Indonesia, Saturday, 16 May 2009